Visitors

Indahnya Pantai Batu Hiu Pangandaran

Tentu sudah banyak  di sini yang mengetahui atau mungkin mendengar nama sebuah pantai yakni Pantai Batu Hiu. Yap, Pantai yang terletak sekitar 14 km dari pangandaran ini sudah dikenal sampai ke seluruh pelosok tanah air. pernah dengar kan alunan suara merdu musisi Sunda Doel Soembang dalam lagunya dengan penggalan baik seperti ini :
Batu Hiu
Bulan nu ngagantung, dilangit Batu Hiu. . . Ya, Batu Hiu, memang merupakan salah satu keindahan alam yang benar-benar dibentuk oleh tuhan sebagai hiasan indahnya bumi Pangandaran, Kehadiran Pantai Batu Hiu makin membentuk elok rupa Kabupaten yang baru saja berdiri ini, Pangandaran.

Pantai Batu Hiu ini terletak di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, bukan di Pangandaran seperti yang mungkin banyak difikirkan oleh masyarakat. Letaknya agak jauh dari pantai Pangandaran namun tidak akan menyesal menempuh perjalanan panjang ini mengingat keindahan alam pantai Batu Hiu bisa mengobati segala macam rasa lelah yang kita rasakan pasca perjalanan. Begitu banyak keunikan-keunikan dari pantai ini. Selain indahnya deburan ombak yang menggulung-gulung dan ramai nya nelayan yang menjala ikan, ada lagi keunikan tersendiri yang niscaya tidak akan ditemui di tempat lain. Mau tahu apa ? Yang unik dari pantai ini tentu saja banyak sekali, namun yang pertama kali melintas di benak kita adalah, “Kenapa sih namanya Batu Hiu ? “ Apakah Batu yang terbentuk dari fosil dan tulang belulang ikan Hiu ? Atau mungkin Hiu yang dikutuk jadi batu seperti kisah Malin Kundang ? Bukan, bukan itu ternyata. Mengapa namanya Batu Hiu memiliki alasan yang sederhana, karena di pantai itu ada batu karang yang terlihat seperti sirip ikan hiu, bisa kita cek langsung ke TKP atau cek di google image  juga bisa.

Untuk menikmati indahnya pantai, kita bisa naik ke atas bukit kecil di pantai ini. Dari atas bukit itulah kita bisa melihat batu yang menyerupai sirip ikan hiu, ya supaya kita tidak penasaran juga tentang batu yang menyerupai sirip ikan hiu tersebut. Kita juga bisa merasakan sejuknya angin laut dan juga menikmati indahnya Samudra Indonesia. Membayangkan menjadi angin yang bertiup dari darat ke laut dan dari laut ke darat, membayangkan menjadi deburan ombak yang bergulung manja dengan kaki-kaki manusia yang sedang bermain di tepi pantai, dan membayangkan menjadi bulir-bulir garam yang membuat pasir pantai Batu Hiu berkilauan tertimpa sinar matahari. Begitu indah ciptaan Tuhan, tidak ada yang melebihi kuasa-Nya. Indhanya Batu Hiu, the biggest Hiu from South Java. Indahnya hiu raksasa yang menjadi raja di antara indahnya pantai, batu hiu.. You must visit that !!

Tempat Wisata Pantai Karapyak

Apakah anda tahu Pantai Karapyak??!! Pastinya kalau anda tinggal di Kabupaten Pangandaran tahu dong dengan pantai tersebut, Pantai Karapyak ini tidak kalah keindahannya sama Pantai Pangandaran. Pantai Karapyak ini terletak di Desa Bagolo, Kec. Kalipucang, Kab. Pangandaran. Sekitar 20 km dari Pantai Pangandaran. Pantai ini mempunyai kelebihan hamparan pasir putih yang memanjang sepanjang kurang lebih 5 km dipadu dengan tonjolan batu karang. Keindahan semakinkentara, ketika ombak laut semakin surut, ikan hias berenag kesana kemari di sela-sela batu karang. kepiting kecil dan kumang keluar masuk lubang pasir sambil membawa makanan. tak hanya itu, cangkang kerang dan hewan moluska lainnya serta karang putih berserakan di sepanjang pantai, menggoda kita untuk mengambil dan mengumpulkannya untuk dijadikan suvenir laut.
Batu Hiu
Batu karang yang menghampar dan menjorok hampir ke tengah laut, memang menjadi surga bagi ikan laut. adapun puluh ribuan bahkan puluh jutaan ikan hias yang hidup di sana, jelas membuat Pantai Karapyak lebih hidup dan menantang. Pantai karapyak ini pun mempunyai tebing-tebing curam nan indah, yang siap mengundang para petualang untuk menjelajahi tiap jengkal tebing karangnya. Dibawah tebing curam, deburan ombak siap mengolah adrenalin hingga ubun-ubun.

Selain menawarkan sejuta keindahan dan petualangan, Pantai Karapyak terbilang masih alami. Ini ditandai masih bersihnya pantai dari sampah-sampah plastik maupun sejenisnya. Kondisi alamnya pun masih alami dan terawat. Hanya sayang, pantai ini kurang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini terlihat dari masih jarangnya warung-warung maupun penginapan yang dikembangkan warga setempat.  Tetapi Hal ini lebih diakibatkan terhadap gelombang ombaknya yang tinggi dan menyeramkan, dan juga pantainya yang curam karena terhubung langsung dengan batu-batu karang. Selain itu Juga kurangnya akses masuk ke lokasi tersebut. Padahal di Karapyak sudah didirikan menara pengawas pantai serta sarana lainnya yang siap memanjakan para wisatawan. Terlebih pantai ini lokasinya sangat dekat Pulau Nusakambangan. Cukup dengan menyewa perahu, Anda bisa menginjakkan kaki di pulau yang mengundang sejuta misteri ini. Tak hanya itu, Anda pun bisa berjalan-jalan menyusuri muara Sungai Citanduy atau lebih dikenal dengan sebutan Sagara Anakan.

Nah itulah Tempat Wisata Pantai Karapyak yang tidak kalah keindahannya dengan pantai pangandaran.
Sumber diambil dari Mypangandaran.com,
mari bersam-sama kita kenalkan Tempat-tempat Wisata yang Ada Di Kabupaten Pangandaran ini.
Gambar diatas milik indriansyah.

Asal Usul Pangandaran

PANGANDARAN, Nama ini sudah tidak asing lagi untuk kita yang tinggal Di daerah Pangandaran dan sekitarnya. Pangandaran ini dikenal sebagai tempat wisata yang sangat menarik dengan pantainya yang sangat indah, tidak hanya pantai, di  pangndaran juga terdapat kawasan cagar alam seluas 530 Hektar yang didalamnya terdapat Goa-Goa Alam yang terbentuk ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu.
Nah Seperti Tempat-tempat pada umumnya, Pangandaran juga mempunyai Sejarah atau Asal Usul yang sangat menarik untuk diketahui.
Nah berikut ini adalah Asal Usul Pangandaran.
Asal Usul Pangandaran
Pangandaran
Desa Pananjung Pangandaran ini Pada awalnya dibuka dan ditempati oleh para nelayan dari suku sunda. Kenapa mereka lebih memilih pangandaran, karena menurut mereka di pangandran itu gelombang lautnya kecil yang dapat membantu memudahkan mereka untuk mencari ikan. Nah dipantai pangandaran ini terdapat sebuah daratan yang menjorok ke laut yang sekarang disebut Cagar Alam atau Hutan Lindung, Tanjung ini yang meghambat gelombang besar untuk sampai ke pantai. Disini lah para nelayan menjadikan tempat tersebut untuk menyimpan perahu/andar. Banyaknya para pendatang berdatangan ke tempat ini membuat tempat ini menjadi sebuah perkampungan  yang di sebut Pangandaran.

Nah Asal mula kata Pangandaran ini berasal dari 2 buah kata yaitu pangan yang artinya “Makanan” dan Daran yang artinya Pendatang. Jadi ke 2 kata tersebut bila disatukan menjadi Pangandaran yang artinya sumber makanan para pendatang.
Dan kenapa para sesepuh terdahulu memberi nama Desa Pananjung? Nah karena disamping daerah ini terdapat Tanjung juga terdapat tempat-tempat keramat. Kata pananjung juga memilki sebuah arti , dalam bahasa sunda Pananjung artinya Panganjung-nanjungna yang berarti paling “subur  atau paling makmur”.

Pada awalnya pananjung merupakan salah satu pusat kerajaan yang sejaman dengan kerajaan Galuh Pangauban yang berpusat di putrapinggan abad XIV M. Setelah munculnya kerajaan pajajaran di pakuan Bogor, Nama rajanya Perabu Anggalarang yang salah satunya masih keturunan Perabu Haur Kuning, Raja pertama dikerajaan Galuh Pagauban, Namun sangat disayangkan sekali Kerajaan Pananjung ini hancur diserang oleh para Bajak Laut (Bajo) dikarnakan dari pihak kerajaan tidak bersedia menjual hail bumi kepada mereka, Karena pada saat itu situasi rakyat di pananjung sedang dalam keadaan gagal panen (Paceklik).
Pada tahun 1922 pada zaman penjajahan Belanda oleh presiden priangan Y. Everen pananjung diajadikan taman baru pada saat melepaskan 1 ekor banteng jantan, 3 ekor sapi betina dan beberapa ekor rusa.
Krena Pananjung meiliki keanekaragaman satwa dan jenis-jenis tanaman langka, agar kelangsungan habitatnya maka pada tahunn1934mpananjung dijadikan suaka alam dan marga satwa dengan luas 530 Ha. Dan pada tahun 1961 setelah ditemukannya Bunga Raflesia Padam setatus berubah menjadi cagar alam.

Disamping meningkatnya hubungan masyarakat terhadap tempat Rekreasi maka pada tahun 1978 sebagian kawasan tersebut yang luasnya sekitar 37, 70 Ha dijadikan taman wisata. Dan pada tahun 1990 dikukuhkan pula kawasan perairan disekitarnya sebagai cagar alam (470,0 Ha), sehingga luas kawasan pelestarian alam seluruhnya menjadi 1000,0 Ha.
Dan juga perkembangan selanjutnya berdasarkan SK mentri kehutanan No. 104?KPTS-II?1993 pengusaha wisata TWA Pananjung Pangandaran diserahkan dari direktorat jendral perlindungan hutan dan pelestarian alam kepada perhutani dalam pengawasan perum perhutani unit III Jawa Barat, Kesatuan Pemangkuan Ciamis, bagi kemangkuan hutan pangandaran.

Nah itulah tentang Asal Usul Pangandaran.
Sumber diambil dari Mypangndaran.com. bila anda ingin mengetahui tentang Hotel Di Pangandaran
, Klik DISINI

Video Body Rafting

Total Tayangan Laman

Testimonials