Objek Wisata Cibulan

Objek Wisata Cibulan – apakah ada tahu Cibulan? Pernakah anda berkunjung ke objek wisata tersebut? Kalau anda belum tahu mari kita simak sedikit ulasan tentang Objek wisata Alam Cibulan.
Objek Wisata Cibulan
Objek wisata Cibulan merupakan salah satu objek wisata tertua di Kuningan. Obyek wisata ini diresmikan pada 27 Agustus 1939 oleh Bupati Kuningan saat itu, yaitu R.A.A. Mohamand Achmad.

Selain di Cibulan, terdapat tiga tempat rekreasi sejenis di Kuningan, yaitu: Kolam Cigugur terletak di Kecamatan Cigugur; Kolam Linggarjati di kompleks Taman Linggarjati Indah, Kecamatan Cilimus, dan Kolam Darma Loka di Kecamatan Darma.

Sejarah - Menurut cerita Masyarakat Desa Maniskidul dan masyarakat Kuningan, ikan dewa yang ada di kolam Cibulan ini konon dahulunya adalah prajurit-prajurit yang membangkang atau tidak setia pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi. Singkat cerita, prajurit-prajurit pembangkang tersebut kemudian dikutuk oleh Prabu Siliwangi sehingga menjadi ikan. Konon ikan-ikan dewa ini dari dulu hingga sekarang jumlahnya tidak berkurang maupun bertambah. Apabila kolam dikuras, ikan-ikan ini akan hilang entah kemana, namun saat kolam diisi air, mereka akan kembali lagi dengan jumlah seperti semula. Terlepas dari benar atau tidaknya legenda itu sampai saat ini tidak ada yang berani mengambil ikan ini karena ada kepercayaan bahwa barang siapa yang berani mengganggu ikan-ikan tersebut akan mendapatkan kemalangan.

Di dalam objek wisata ini terdapat dua kolam besar yang berbentuk persegi panjang. Kolam pertama berukuran 35x15 meter persegi dengan kedalaman sekitar 2 meter. Sedangkan, kolam kedua berukuran 45x15 meter persegi yang dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berkedalaman 60 sentimeter dan bagian kedua berkedalaman 120 sentimeter. Kedua kolam ini selalu dikuras sekali dalam dua minggu, atau bisa lebih. Hal itu bergantung kebersihan air. Setiap kolamnya dihuni oleh puluhan ikan yang berwarna abu-abu kehitaman dan disebut sebagai kancra bodas atauikan dewa. Ukurannya berbagai macam mulai dari yang panjangnya 20-an sentimeter hingga 1 meter. Ikan Dewa adalah sejenis ikan yang dikeramatkan oleh penduduk di sekitar wilayah Desa Manis Kidul karena dipercaya mempunyai keistimewaan tertentu.

Meski semua kolam itu dihuni puluhan ikan kancra bodas atau ikan dewa, kolam-kolam di Cibulan dibuka sebagai kolam pemandian umum. Tempat rekreasi ini dilengkapi pula dengan fasilitas khas tempat pemandian, seperti tempat ganti pakaian, 6 buah kamar kecil dan 2 buah kamar mandi untuk tempat bilas seusai berenang.

Selain kolam dengan ikan dewanya yang jinak, di sudut barat pemandian ini juga terdapat tujuh sumber mata air yang dikeramatkan yang bernama Tujuh Sumur. Tujuh mata air ini berbentuk kolam-kolam kecil yang masing-masing mempunyai nama tersendiri, yaitu: Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, dan Sumur Keselamatan. Di antara ketujuh sumur itu, konon ada salah satu sumur yang berisikan Kepiting Emas, yaitu Sumur Cirancana. Apabila ada orang yang sedang mujur dan dapat melihat wujud dari Kepiting Emas itu, maka segala keinginannya akan terkabul.
Tujuh mata air itu terletak mengelilingi sebuah petilasan yang konon merupakan petilasan Prabu Siliwangi ketika ia beristirahat sekembalinya dari perang melawan Kasultanan Mataram. Petilasan itu berupa susunan batu seperti menhir dan dua patung harimau loreng (lambang kebesaran Raja Agung Pajajaran). Tujuh sumur dan petilasan Prabu Siliwangi ini sering dikunjungi orang untuk berziarah, terutama pada malam Jumat Kliwon atau selama bulan Maulud dalam penanggalan Hijriah. Mereka percaya bahwa air di tempat itu akan membawa berkah dan dapat mengabulkan permohonan mereka.

Fasilitas yang ada di Objek Wisata Alam Cibulan :
Kolam pemandian, berenang bersama ikan dewa, Aqua Bucket, Situs Sumur 7, Flying Fox, Therapy Ikan, Galery Cibulan, Water Ball, hutan lindung, kolam pemancingan, danau batu gajah, aneka makanan, lesehan, cinderamata, Villa Cibulan Indah.

Kebun Raya Cibodas

Kebun Raya Cibodas terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede Pangrango, Desa Cimacan, Pacet,Cianjur. Topografi lapangannya bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian 1.275 m dpl, bersuhu udara 17 - 27 derajat Celcius.
Kebun ini didirikan pada tahun 1852 oleh Johannes Elias Teijsmann sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kaki Gunung Gede. Dengan curah hujan 2.380 mm per tahun dan suhu rata-rata 18 derajat Celsius, kebun botani ini dikhususkan bagi koleksi tumbuhan dataran tinggi basah tropika, seperti berbagai tumbuhan runjung dan paku-pakuan.

Berbagai fasilitas tersedia di kawasan Cibodas, mulai dari lapangan parkir yang luas untuk menampung puluhan kendaraan roda empat maupun bus, ruang informasi yang dilengkapi dokumentasi Wana Wisata Cibodas, areal bermain anak-anak, mushola, MCK umum, shelter, pendopo, teater alam terbuka, dan camping ground seluas 3 hektar yang dapat menampung 200 tenda.

Kebun Raya Cibodas berdekatan dengan beberapa tempat wisata lainnya. Bersebelahan dengan Kebun Raya Cibodas terdapat Bumi Perkemahan Mandala Kitri yang dikelola oleh Pramuka. Tersedia juga lapangan golf, Bandung Asri Mulya.

Di bumi perkemahan Mandalawangi yang dikelola oleh Perum Pehutani tampak sebuah patung dinosaurus, yang memberikan gambaran atau peringatan agar kelestarian hutan ini janganlah sampai musnah seperti binatang purba yang tinggal sejarah tersebut.

Sesuai dengan PP Nomor 106 tahun 2012 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, untuk tarif tiket masuk Kebun Raya Cibodas sebesar Rp 9.500,- per orang, Tiket kendaraan roda dua Rp 5.000,- per motor dan tiket kendaraan roda empat Rp 16.000,- per mobil. Semua tiket tersebut sudah termasuk asuransi jasa raharja putera. Untuk hari kerja, kendaraan roda dua dan roda empat dapat dibawa masuk keliling kebun raya hanya saja untuk tanggal merah kendaraan roda dua tidak bisa dipakai keliling masuk kebun raya. Harga tiket tersebut berlaku untuk hari kerja dan hari libur dan untuk wisatawan domestik maupun wisatawan asing harganya tetap sama.

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor adalah sebuah kebun botani besar yang terletak di Kota Bogor,Jawa barat Indonesia. Luasnya mencapai 87 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan.
Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama hari Sabtu dan Minggu. Di sekitar Kebun Raya Bogor tersebar pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense, Museum Zoologi Bogor, dan PUSTAKA.
Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor didirikan tanggal 18 Mei 1817 oleh Prof. Dr. C. G. C. Reindwart, seorang ahli botani berkebangsaan Jerman. Pada awalnya kebun ini bernama s’Lands Plantentuin te Buitenzorg, yang menjadi pusat introduksi berbagai tanaman ekonomi penting pertanian.

Kelapa sawit (Elaeis guinensis) adalah salah satu komoditi pertanian yang diintroduksi dari Afrika Barat ke Indonesia melalui Kebun Raya Bogor yang akhirnya menjadi induk kelapa sawitse-Asia Tenggara.

Kebun Raya Bogor memiliki beberapa koleksi menarik yang diminati masyarakat, seperti Bunga Titan Arum (Amorphophallus titanum Becc.). Bunga dengan perbungaan terbesar di dunia ini tingginya bisa mencapai 3 meter. Pada saat mekar, ia menebarkan bau bangkai sehingga mengundang serangga untuk membantu penyerbukannya.

Sekitar 10.000 spesimen anggrek koleksi Kebun Raya Bogor ditampilkan di rumah anggrek yang dilengkapi sistem fogging sebagai pengatur kelembaban. Selanjutnya, terdapat pohon palem (Arecaceae), tanaman obat, buah-buahan langka, meranti (Dipterocarpaceae) dan kantung semar (Nephentaceae).
Koleksi unik lainnya, seperti pohon raja (Koompassia excelsa), teratai raksasa (Victoria amazonica) dan pohon-pohon tua seperti leci, randu dan jati, semakin melengkapi keragaman koleksi yang ada.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 106 Tahun 2012, Tanggal 24 Desember 2012, mulai 1 Maret 2013 berlaku tarif masuk bagi pengunjung Kebun Raya Bogor sebagai berikut :
Tiket Masuk Rp. 14.000,- / orang.
Tiket Khusus Wisatawan Asing Rp. 25.000,- / orang.
Kendaraan Keliling Roda 4 Rp. 30.000,-.
Parkir Kendaraan Roda 2 Rp. 5.000,-.
Tiket Sepeda Keliling Rp. 5.000,-.

Tiket masuk sudah termasuk Asuransi Jasa Raharja Distribusi Pemkot dan Masuk Museum Zoologi.

Taman Wisata Mekarsari

Taman Wisata Mekarsari atau Taman Buah Mekarsari merupakan salah satu pusat pelestarian keanekaragaman hayati buah-buahan tropika terbesar di dunia, khususnya jenis buah-buahan unggul yang dikumpulkan dari seluruh daerah di Indonesia, sekaligus merupakan tempat penelitian budidaya, pemuliaan dan perbanyakan bibit unggul untuk kemudian disebarluaskan kepada petani dan masyarakat umum.
Taman Buah Mekarsari, berada di kawasan Cileungsi, Bogor. Lokasinya Mudah dijangkau baik dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. selain mudah dijangkau, taman buah ini juga menyegarkan dan pas bagi anda yang penat dengan segala jenis wisata di pusat kota.

Di taman tersebut , anda bisa menikmati aneka wahana dan fasilitas wisata yang lengkap. Salah satu yang terkenal adalah berkeliling di kebun buah dan mengenal aneka buah. Jika ingin membawa pulang buah-buahan tersebut, anda akan dikenakan biaya tertentu yang sudah ditetapkan oleh pengelola tempat wisata tersebut. Dan disana juga Ada wahana seperti permainan di alam terbuka. Akan sangat asik bila anda mengikuti permainan tersebut bersama keluarga.

Tiket masuk Taman Buah Mekarsari ini sebesar Rp. 10.000 / orang dan tiket untuk mobil sebesar Rp. 5.000 dan sepeda motor sebesar Rp. 3.000. Jadi, dengan biaya yang tidak terlalu mahal, Anda dapat masuk ke taman buah seluas 265 hektar ini. Banyak sekali sarana wisata di Taman mekarsari Bogor.

Taman seluas 264 hektar ini dilengkapi dengan sarana wisata untuk wisatawan nusantara maupun mancanegara. Wisata di tengah taman buah didukung oleh berbagai wahana yang mendekatkan pengunjung kepada alam, diantaranya: 
1. Family Garden,
2. Rekreasi Danau (25 ha),
3. Baby Zoo,
4. Rusa Tutul,
5. Garden Center,
6. Greenhouse Melon,
7. Sabut Kelapa Outbound
8. Bunga Bangkai,
9. Kids Fun Valley,
10. Menara Pandang,
11. Bangunan Air Terjun (Puri Tirto Sari). § Pongo Show

Kegiatan-kegiatan yang menjadi favorit pengunjung antara lain:

1. Company Gathering,
2. Piknik Keluarga,
3. Wisata KebunBuah/Sayur,
4. Barbeque,
5. Senam Pagi,
6. Fruitwalk (jalan-jalan di kebun buah).
Taman Wisata Mekarsari saat ini sudah mengkoleksi ribuan tanaman dari beberapa jenis species. Selain buah yang ditanam sesuai dengan aslinya, ada juga tanaman buah yang merupakan hasil kreasi sendiri dari Laboratorium Mekarsari. Beberapa produk yang telah dihasilkan dari laboratorium ini telah berhasil menarik minat pengunjung, bahkan sudah menjadi produk unggulan. Sebut saja seperti nenas arnis, barbados cherry, jambu air irung petruk, jambu air toon klow, jambu air cengkih, nangkadak, cempeka dan pedakka. 

Tiga jenis buah yang disebut terakhir adalah hasil persilangan antara cempedak dan nangka. Rasa dan aromanya sangat khas. Manis seperti cempedak namun bentuknya seperti nangka. Saat ini tanaman tersebut sedang dalam pengembangan. Bila tertarik untuk membeli bibitnya, bisa di dapat di Garden Center, tempat yang mengkhususkan menjual aneka bibit tanaman buah. 

Cukup menarik bukan ulasan singkat diatas tentang Taman Wisata Mekarsari , kalau anda belum pernah berkunjung dan penasaran seperti apa tempat wisata tersebut, langsung saja berkunjung ke kawasan Cileungsi, Bogor. Anda pasti tidak akan menyesal telah berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Pantai Pelabuhan Ratu

Pantai Palabuhan Ratu - Pantai Pelabuhan Ratu adalah sebuah tempat wisata di pesisir Samudra Hindia di selatan Jawa Barat, Indonesia. Dan Lokasinya terletak sekitar 60 km ke arah selatan dari Kota Sukabumi.
pantai pelabuhan ratu
Pantai pelabuhan ratu ini dikenal memiliki ombak yang sangat kuat dan karena itu sangat berbahaya bagi perenang pantai. Topografinya berupa perpaduan antara pantai yang curam dan landai, tebing karang terjal, hempasan ombak, dan hutan cagar alam.

Tempat ini mempunyai daya tarik tersendiri, makannya Presiden Soekarno mendirikan tempat peristirahatannya pada tahun 1960 di Tenjo Resmi. atas inisiatif Soekarno didirikanlah Samudera Beach Hotel, yaitu salah satu hotel mewah pertama yang dibangun di Indonesia pada kurun waktu yang sama dengan Hotel Indonesia, Bali Beach Hotel, dan Toko Serba Ada "Sarinah", yang kesemuanya menggunakan dana pampasan perang dari Jepang.

Selain Samudera Beach Hotel, di daerah ini terdapat pula sejumlah hotel dan losmen kecil, Pondok Dewata resor adalah salah satu villa mewah yang cukup laris dikunjungi wisatawan. Tidak berapa jauh dari Pantai Palabuhanratu terdapat beberapa lokasi wisata lainnya. Seperti Pantai Karanghawu, yang letaknya kurang lebih sekitar 20 km dari pusat kota Palabuhan ratu, merupakan pantai karang yang menjorok ke laut dan berlubang di beberapa bagian itu. Bentuk karangnya lebih mirip tungku. Dan Pantai-pantai lain yang terletak di daerah ini antara lain adalah Pantai Cibareno, Cimaja, Cibangban, Break Water, Citepus, Kebon Kelapa, dan Tenjo Resmi.

Di sekitar Palabuhan ratu, ada sembilan titik lokasi untuk berselancar, yaitu di Batu Guram, Karang Sari, Samudra Beach, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh sampai Ujung Genteng. Masing-masing pantai mempunyai ombak dengan karakteristiknya sendiri.

Masyarakat pantai selatan khususnya Pelabuhan ratu percaya adanya penguasa laut selatan yaitu Ratu Kidul. Konon aktanya, ia adalah seorang ratu yang cantik bagai bidadari. Pada bulan April biasanya masyarakat sekitar Palabuhanratu mengadakan ritual upacara adat Hari Nelayan. Hari Nelayan dimaksudkan sebagai syukuran atas rezeki yang telah mereka dapatkan dari hasil laut dan agar dijauhkan dari bencana. Biasanya dalam upacara ini disediakan sesaji berupa kepala kerbau yang nantinya akan dilarung ke tengah laut.

Sebelum memasuki pantai pelabuhan ratu , kita diwajibkan untuk membayar biaya masuk dengan rincian, pejalan kaki Rp 3000,-, motor Rp 8000,-, mobil sedan/jip Rp 20.000,-, sedangkan mini bus dikenakan tarif Rp 30.000,-.
Tetapi harga ini bisa berubah-ubah sesuai dengan ketentuan dari pengelola tempat wisata pelabuhan ratu tersebut.

Pindang Gunung Pangandaran

Pindang Gunung - Pindang Gunung adalah makanan sejenis sop ikan yang berasal dari daerah pesisir pantai Kabupaten Pangandaran.
Rasanya yang khas menjadikan Pindang Gunung menjadi icon makanan khas Pangandaran. Asam manis pedas adalah rasa yang begitu khas dilidah ditambah dengan aroma penyedap rahasianya bisa membuat para penikmat kuliner di pangandaran menjadi ketagihan.
Pindang gunung pangandaran
Pindang Gunung itu terdiri dari ikan kakap merah. Kenapa kakap??  karena tekstur dagingnya tebal dan kenyal dengan cita rasa tidak anyir. Maknnya pindang gunung ini memilih ikan kakap untuk menjadi bahan pelengkapnya.

Ciri khas Pindang Gunung Pangandaran  itu adalah dengan memberinya honje atau kecombrang dan daun kedondong sebagai penyedap. Rempah-rempah itu membuat cita rasa kuah sup dengan rasa asam  akan terasa lebih  segar. Harumnya, aroma sup terasa lengkap dengan  potongan lengkuas, batang serai, dan daun ruku-ruku. Dan Kalau suka pedas bisa ditambahkan cabai rawit. 

Pindang Gunung ini sangat nikmat jika disantap saat hidangan masih hangat. Dan Paling pas dinikmati tanpa nasi. Santap juga daun kedondong dan ruku-rukunya, teksturnya lembut dengan cita rasa asam dan segar yang kuat.

Pindang Gunung memang mulai populer saat Pangandaran menjadi Daerah Otonom Baru dengan nama Kabupaten Pangandaran pada tahun 2013 lalu. Para wisatawan pun mulai digiring untuk mencoba dan mencicipi menu baru andalan khas Pangandaran ini dengan adanya spanduk-spanduk promosi.

Gimana apakah anda sudah mencoba Pindang Gunung ini?? apakah anda penasaran? Kalau anda penasaran dan ingin mencoba pindang gunung khas pangandaran ini silahkan anda berkunjung ke pangandaran. Dan bila anda sudah mencicipi 1 kali pasti anda ketagihan.

Pangandaran Beach mengucapkan selamat berwisata ke Pantai Pangandaran.

Kawah Putih Gunung Patuha

Gunung Patuha – Gunung Patuha merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa,  tepatnya di wilayah Bandung Selatan Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Tingginya mencapai 2.386 meter. Dan Gunung patuha ini memiliki kawah yang sangat eksotik, yaitu kawah putih. Kawah yang terbentuk dari letusan gunung patuha itu memiliki dinding kawah dan air yang berwarna putih.
Gunung Patuha
Gunung Patuha ini memiliki sebuah kawah yang benama Kawah Putih yang sekarang dijadikan obyek wisata.
Dan Menurut legenda Gunung Patuha berasal dari nama Pak Tua - dan masyarakat lebih sering menyebutnya dengan julukan Gunung Sepuh (tua), suhu di kawasan gunung ini berkisar antara 8-22 derajat Celsius.

Untuk Menuju lokasi danau Kawah Putih, dari pintu masuk sampai ke kawah jaraknya sekitar 5 km dan membutuhkan waktu sekitar 20 menit, melewati jalan beraspal yang berkelok-kelok dengan pemandangan alam hutan tanaman Eucalyptus serta hutan alam dengan bermacam species hutan hujan tropis.

Lokasi wisata kawah putih  dibuka pada pukul 7.00 – 17.00 WIB setiap harinya. Di tempat tersebut Terdapat beberapa tempat yang dapat anda nikmati seperti toilet yang bersih, musola, dan kantin. Dan Jika anda mengunjungi tempat tersebut, sebaiknya anda membawa jaket tebal, sebab cuaca dingin  berkisar  8-22 derajat Celcius dapat membuat anda kedinginan.  Jadi, pastikanlah anda membawa keperluan anda, agar anda dapat menikmati keindahan kawah putih gunung patuha dengan amnan dan nyaman.

Apakah anda pernah berkunjung ke Gunung Patuha Ciwidey ini? kalu belum, sempatkanlah untuk berkunjung ke gunung patuha ini, dijamin anda tidak akan menyesal sudah dating ke gunung tersebut, karena disana kita bisa mengabadikan poto-poto yang sangat indah dengan latar yang sangat luar bisa indahnya.

Wisata Goa Sutra Reregan

Pangandaran mempunyai tempat wisata baru yaitu Wisata Goa Sutra Reregan, tempat wisata baru ini terleak di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten pangandaran. Keunikan dan keindahan Tempat Wisata Goa Sutra Reregan ini tidak kalah dengan Objek Wista Green Canyon dan Citumang.  Di tempat wisata Goa sutra reregan ini anda bisa memasuki sebanyak 7 goa yang me nembus pasir,dan melakukan banyak hal seperti Body Rafting, brenang dan menikmati keaslian alam nya.
Goa Sutra Reregan
Untuk saat ini tarif harga Body Rafting di Goa Sutra Reregan masih terbilang sangat murah, karena memang tempat wisata ini masih baru dan masih dalam promosi, untuk Harga Body Rafting di Goa Sutra Reregan ini tarif untuk 1 orang adalah 50ribu. Cukup murah bukan?

Kalau misalkan anda sedang berlibur ke daerah pangandaran, jangan lupa untuk berkunjung ke Goa Sutra Reregan ini, tidak lengkap kalau anda tidak sama sekali menyempatkan waktu berjunjung ke goa ini. karena disana kita bisa mengabadikan poto-poto dengan latar yang sangat indah dengan goanya yang unik dan airnya yang jernih.

Air Terjun Curug Cimahi Bandung

Curug Cimahi – kata Curug berasal dari bahsa sunda yang artinya adalah Air Terjun. Dan Curug Cimahi adalah air terjun yang bersumber dari Sungai Cimahi. Jika anda sedang jalan-jalan ke Bandung, cobalah mampir ke Curug Cimahi dan rasakan segarnya berwisata ke sana.
curug cimahi
Kalau berbicara tentang Cimahi, memang pusat kotanya panas tetapi ada banyak daerah di bagian dataran tinggi dan menawarkan tempat wisata menarik, salah satunya ya Curug Cimahi. Jika sebelumnya anda hanya tahu Tangkuban Perahu sebagai tempat wisata favorit di Bandung, catat baik-baik bahwa ada air terjun Curug Cimahi yang pantas untuk dipertimbangkan menjadi tempat wisata mengusir penat rutinitas kerja. Dan juga disana anda bisa mengabadikan poto-poto bersama keluarga dengan latar yang sangat indah dan mempesona.

Lokasi Curug Cimahi berada di jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Curug Cimahi meluncur dari ketinggian 85 meter dan merupakan curug tertinggi di Bandung dibanding Curug Maribaya dan Curug Panganten. Objek wisata alam ini menempati area seluas 2 hektar. Rasakan sensasi percikan air terjun dari jarak belasan meter. Saat-saat tertentu jika beruntung, anda dapat melihat pelangi yang tampak indah di sini.

Untuk bisa melihat pesona indahnya Curug Cimahi, anda harus berjuang dulu  Menuruni anak tangga sejumlah 687 buah dari pintu gerbang. Cukup banyak bukan??
Dan Tiket Masuknya seharga Rp 10.000,-. Harga bisa berubah sesuai dengan ketentuan dari pengelola curug cimahi.

Akses ke Curug Cimahi
Menuju Curug Cimahi, anda bisa menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Bila menggunakan kendaraan pribadi perjalanan dimulai dari pusat Kota Bandung.Rute yang dilewati melalui jalur Bandung-Cihideungi Cisarua dengan waktu tempuh sekitar1 jam.

Namun, bila menggunakan kendaraan umum perjalanan dapat dimulai dari Terminal Pasar Atas Cimahi atau Terminal Lembang. Jika memulai perjalanan dari Terminal Pasar Atas Cimahi, wisatawan dapat menggunakan jasa bus jurusan Cimahi - Cisarua dengan tarif Rp5.000,00 untuk sampai ke lokasi. Akan tetapi, bila melalui terminal Lembang, bus yang dinaiki ialah jurusan Lembang - Cisarua, kemudian turun di depan gerbang objek wisata Curug Cimahi. Jika dari Bandung kota, anda ke terminal Ledeng di dekat pondok pesantren Daarut Tauhid dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dari terminal Ledeng, carilah angkot ke terminal Lembang.

Dan Fasilitas yang terdapat di area Wisata Curug Cimahi antara lain musholla, area parkir, shelter, pusat informasi, dan peta lokasi objek wisata. Di sekitar Curug Cimahi anda dapat menemukan pedagang yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Selain makanan juga ada pedagang yang menjual mainan anak, topi, dan cinderamata khas Jawa Barat.

Cukup menarik bukan? Ayo kita sempatkan untuk berwisata ke Curug Cimahi dan mengabadikan poto-poto dengan latar yang indah bersama keluarga..
Sumber diambil dari : obyek wisata indonesia

Pantai Karang Hawu

Pantai Karang Hawu terletak di Desa Cikakak, Kec. Cisolok, Kab. Sukabumi. Selama ini dikenal karena kisah mistisnya. Pantai yang berjarak sekitar 73 kilometer dari Kota Sukabumi itu dipercaya sebagian masyarakat sebagai lokasi bagi singgasana Lara Kadita, Putri Prabu Siliwangi atau yang lebih populer dengan Nyi Roro Kidul. Sebagian lagi menyebutnya Kanjeng Ratu Kidul dan Nyi Blorong.
Pantai Karang Hawu
Kenapa disebut Karanghawu?? karena di areal pantai ini terdapat sebuah karang yang menjorok ke laut dan berlubang di beberapa bagiannya yang membentuk seperti tungku (yang dalam bahasa Sunda disebut hawu).
Meski suasana magis Nyi Roro Kidul masih menjadi bagian dari objek wisata pantai Karanghawu, hanya sedikit wisatawan yang datang karena tertarik dengan legenda tersebut. Pesona alam pantai Karanghawu dengan debur ombaknya saat membentur tebing karang lebih menantang untuk dinikmati. Belum lagi bila petang menjelang, kawanan kelelawar dari arah Gunung Halimun berarak di langit. Selain itu, gugusan perbukitan Winarum dan Rahayu yang rimbun ditumbuhi pohon damar dan kiara dengan burung kedasih dan ketilangnya, menciptakan suasana sejuk dan menyegarkan.

Pantai Karanghawu menawarkan panorama alam yang sangat eksotik, dengan udaranya yang sejuk, karang-karang memagari pantai, serta hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Selain menawarkan wisatawan bisa melakukan aktivitas berenang dan memancing yang sering dilakukan setiap pagi dan menjelang sore, sejumlah pengunjung juga melakukan aktivitas berselancar (surfing).
“Berselancar umumnya hanya dilakukan orang-orang bule, biasanya antara jam delapan pagi sampai jam sebelasan, setelah itu hanya berjemur-jemur dan kembali ke hotel,” ujar Ayi, salah seorang petugas parkir di objek wisata Karanghawu.

Kawasan objek wisata Karanghawu selama ini dikenal sebagai daerah transit bagi pengunjung yang beristirahat melepas lelah seusai melakukan perjalanan panjang dari daerah Banten Kidul, Bayah, Cikotok Padeglang, dan lainnya ke arah Sukabumi atau Bogor.
Di puncak Winarum terdapat makam dan petilasan yang dikeramatkan, yaitu makam Syeh Hasan Ali, seorang ulama besar dan cukup terkenal di daerah Sukabumi. Seorang ulama yang memimpin pertemuan membangun siasat penyebaran agama Islam di daerah selatan. Sementara itu, di puncak bukit Rahayu terdapat makam seorang tokoh penyebar agama Islam yang bernama Raden Dikudratullah dan Raden Cengkal, keduanya adalah keturunan dari Sunan Gunung Jati.

Hal yang sangat menarik dari kedua bukit karang yang berada di bibir pantai tersebut adalah keberadaan mata air tawar. Banyak pengunjung yang memanfaatkan air itu untuk mandi atau membasuh mukanya karena hal itu diyakini dapat membawa berkah.

Sebenarnya, banyak pemandangan alam yang bisa dinikmati saat berkunjung ke pantai Karanghawu. Bahkan saat alam tidak bersahabat seperti sekarang, Karanghawu tetap dikunjungi banyak orang, terutama untuk sekadar menikmati ombak besar yang menghantam karang dan menciptakan bunyi yang cukup keras. “Saat seperti sekarang inilah kita merasakan kebesaran ciptaan Allah SWT. Di hadapannya, kita merasa kecil dan tak berdaya,” ujar Mahmud Ali, pengunjung asal Tangerang.

Ya, di pantai Karanghawu tidak hanya ada patilasan Nyi Roro Kidul, tetapi juga banyak keindahan alam yang bisa dijadikan kita untuk lebih mensyukuri nikmat dan menemukan kebesaran Sang Pencipta.

Sumber : alampriangan.wordpress.com

Objek Wisata Situ Patengan Bandung

Situ Patenggang adalah sebuah danau yang terletak di kawasan objek wisata alam Bandung Selatan, Jawa Barat, Indonesia, tepatnya di Ciwidey. Situ Patenggang ini Terletak di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut, danau ini memiliki pemandangan yang sangat eksotik dan indah.
situ patenggang
Nah situ patenggang ini mempunyai mitos atau asal usul kenapa bisa dinamai situ patenggang, Berdasarkan informasi yang tertera di lokasi wisata, situ Patenggang berasal dari bahasa Sunda, pateangan-teangan (saling mencari). Mengisahkan cinta Putra Prabu dan Putri titisan Dewi yang besar bersama alam, yaitu ki Santang dan Dewi Rengganis. Mereka berpisah untuk sekian lamanya. Karena cintanya yang begitu mendalam, mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan "Batu Cinta". Dewi Rengganispun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati. Menurut cerita ini, yang singgah di batu cinta dan mengelilingi pulau asmara, senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.

Keindahan di situ patenggang ini sangat mempesona, disana kita bisa melihat situ dengan dihiasi pepohonan yang hijau dan keadaan yang masih asri dan udaranya yang sangat sejuk. Pokonya sangat sayang bila anda melewatkan tempat objek wisata situ patenggang ini.

Dan dikawasan situ patenggang sudah disediakan pasilitas-pasilitas untuk kita gunakan seperti speed boat, perahu dayung warna-warni, speda air, dan genjot bebek yang disewakan tentunya di sekitar area danau. Di sekitar kawasan Situ Patenggang, juga terdapat jajaran kios pedagang yang menyediakan jajanan khas ciwidey seperti strawbery dan juga terdapat berbagai macam fasilitas lainnya seperti area parkir, mushola,dll.
Untuk memasuki kawasan Situ Patenggang, para pengunjung akan dikenakan biaya tiket Rp.4000,- per orangnya. Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp.10.000,- untuk setiap mobil.

Untuk Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan ketentuan dari pengelola wisata alam Situ Patenggang.

Cukup menarik bukan? Ayo kita sempatkan berwisata ke Situ Patenggang, dijamin anda akan puas berlibur disana dan untuk mengabadikan poto-poto dengan latar yang indah bersama keluarga.

Total Tayangan Laman